Tips Trading Forex
Kumpulan tips dan trik menarik dalam dunia forex trading.
Cara mudah memasang EA (robot trading) dan Custom Indikator ke MT4
Tutorial singkat untuk memasang robot trading (Expert advisors /EA) dan Custom Indikator ke dalam chart metatrader.
Langkah 1: Memasukkan file Robot trading (EA), Custom Indicator, dan template ke folder yang benar.
- Copy file robot yang berupa .ex4 atau .mq4 ke dalam folder instatrader\experts
- Copy file custom indicator yang berupa .ex4 atau .mq4 ke dalam folder instatrader\experts\indicators
- Copy file template yang berupa .tpl ke dalam folder instatrader\templates

Langkah 2: Memasukkan EA atau Custom Indikator ke dalam chart metatrader.
- Klik kanan EA atau indikator yang diinginkan, lalu klik attach to chart.

Sekian penjelasan singkat mengenai pemasangan EA dan custom Indikator, jika ada yang ditanyakan jangan ragu untuk menghubungi kami.
Tindakan apa yg harus dilakukan saat floating?
Ada berbagai macam type atau cara trading. Dalam kesempatan ini saya akan membahas mengenai tindakan-tindakan apa yang akan kita lakukan ketika posisi kita berlawanan arah dengan harga pasar (floating). Namun, setiap cara dalam bertransaksi sangat bergantung dengan kekuatan dana yang kita miliki. Artinya, semakin kuat dana kita maka semakin leluasa kita memaksimalkan potensi. Berikut ulasannya.
Yang pertama adalah sistem Straddle (atau dalam bahasa lainnya Kuncian). Sistem ini bekerja dengan membuka kontrak yang berlawanan arah dengan kontrak semula. Semisal kita Open Buy 1 Lot kemudian harga turun, maka kita pasang Open Sell 1 Lot juga. Sistem ini menurut pandangan saya tergantung volatilitas dari pasar yang kita tradingkan. Namun, sistem ini menurut pandangan saya secara pribadi hanya memperpanjang usia saja (alias tidak mengakui kesalahan).
Yang kedua adalah sistem Cut and Switch. Sistem ini menekankan kerugian agar seminimal mungkin dikarenakan posisi kita yang berlawanan dengan arah harga pasar kemudian ditukar dengan posisi yang kira-kira searah dengan pasar. Semisal kita Open Buy 1 Lot kemudian harga turun, maka Open Buy kita yang 1 Lot tadi langsung kita Cut Loss kerugiannya. Lalu, kita Open Sell 1 Lot juga di bawah. Dalam prakteknya, ketika kita salah posisi kemudian kita Cut Loss dan membalikkan badan dengan open kontrak yang berlawanan, kadang harga itu cuma koreksi. Sehingga ketika kita sudah membuka posisi yang berlawanan, posisi yang kedua juga floating. Keadaan seperti inilah yang membuat kita terkadang ragu dengan sistem trading seperti ini.
Yang ketiga adalah Double Cover. Pengertiannya adalah membuka kontrak yang berlawanan arah dengan menggandakan jumlah kontrak 2x lebih banyak dari kontrak semula. Caranya adalah ketika kita Open Buy 1 Lot kemudian harga turun, maka yang kita lakukan adalah Open Sell 2 Lot dengan asumsi yang satu menutup kerugian dan yang satunya lagi keuntungan yang kita inginkan. Permasalahan dari sistem trading ini juga sama dengan sistem Cut and Switch.
Nah, yang keempat yang sering saya gunakan. Saya pribadi tidak tahu istilahnya apa, tapi cara kerjanya seperti ini. Saat kita Open Buy 1 Lot kemudian harga turun. Maka yang pertama kita lakukan adalah mengakui kesalahan yang Open Buy 1 Lot tadi dengan Cut Loss. Lalu kita tunggu sampai tik pergerakan harganya agak perlahan. Begitu harga ancang-ancang untuk apresiasi, langsung kita Open Buy lagi 2 Lot. Asumsinya, walaupun harga tidak kembali ke posisi Buy yang pertama, paling tidak harga kembali ke tengah-tengah area antara Buy pertama dan kedua, kita sudah BEP. Kemudian, saat harga mulai melanjutkan tren, baru kita Open Sell 1 Lot.
Semoga bermanfaat
Sumber: greenpips1987

